Pemain Asli Brasil Yang Pindah Ke TimNas Negara Lain, Bisa Menjadi …

 on Tuesday, January 27, 2015  


Persaingan Untuk Masuk Timnas Brasil Sulit


Persaingan untuk masuk di tim nasional sepakbola Brasil di nilai hal yang paling sulit di banding negara lain. Begitu banyak talenta pemain sepakbola di berbagai posisi yang lahir di Brasil adalah sebagai penyebabnya. Berjubel pemain-pemain dengan label mega bintang yang ada di negara ini terpaksa memakan 'korban' pemain yang tidak mampu bersaing padahal mereka bukanlah pemain buruk,bahkan mereka menjadi andalan di klubnya masing-masing, ambil contoh Diego Costa yang menjadi nyawa Atletico Madrid ketika menjadi juara La Liga Spanyol dan runner up Liga Champion. Dan masih banyak pemain yang nasibnya seperti Costa-Costa lainnya.

Diego Costa, Eduardo Da Silva, Thiago Alcantara, Pepe
Diego Costa, Eduardo Da Silva, Thiago Alcantara, Pepe


Bagi seorang pelatih timnas Brasil, adalah sangat gampang untuk menyusun timnas ‘Brasil B’ karena banyak tersedia pemain dengan level hebat yang tidak bisa di tamping di timnas ‘Brasil A’. Bahkan ada adagium bahwa seandainya ‘Brasil B’ boleh ikut Piala Dunia, mereka juga bisa berpotensi untuk menjadi juara Dunia, karena secara kualitas mereka tidak kalah dengan timnas ‘Brasil A’.


Bagi sebagian pemain bintang sepakbola, adalah suatu kesalahan karena di lahirkan di Brasil, karena begitu tingginya persaingan di timnas. Banyak pemain yang level bintang akhirnya mengambil jalan pintas dengan berpindah kewarganegaraan sehingga dia bisa dengan mudah menjadi tulangpunggung negara barunya tersebut. Di antara banyak pemain yang telah berpindah kewarga negaraan itu, seandainya kita simulasikan menjadi sebuah tim, mampu menghasilkan sebuah kesebelasan yang sangat tangguh. Dalam artikel ini akan kita simulasikan beberapa pemain yang bisa kita pasang untuk timnas Brasil yang terbuang ke negara lain atau Brasil C.


Simulasi Tim Kesebelasan Pemain Asli Brasil Yang Memperkuat Timnas Negara Lain


Posisi KIPER : Mauricio Viana

Kiper yang lahir di kota Sao Paulo, karir sepakbolanya di habiskan di Chile, dengan memperkuat klub Santiago Wanderers. Dia di kenal sebagai kiper yang tangguh dan kiper yang berani mengambil resiko dalam menyelamatkan gawangnya dari kebobolan lawan. Viana telah memperkuat timnas Chile dari level junior sampai level senior.
Mauricio Viana
Mauricio Viana

Posisi CENTER BACK: Pepe dan Marcos Gonzalez

Ada dua pemain kelas wahid untuk posisi ini, yaitu Pepe yang sekarang menjadi anggota timnas Portugal dan Marcos Gonzalez yang bermain untuk timnas Chile. Pepe telah menjadi langganan timnas Portugal untuk waktu yang lama dari tahun 2007, bek Real Madrid tersebut di percaya untuk mengamankan sektor pertahanan timnas Portugal. Dia sudah memperkuat negara baru tersebut dari umur 18 tahun. Marcos Gonzalez yang lahir di Rio de Janeiro, juga memilih pindah menjadi warga Negara Chile dan memperkuat timnas Chile, seluruh karirnnya di habiskan di kompetisi sepakbola Chile. 
Pepe, Marcos Gonzalez
Pepe dan Marcos Gonzalez

Posisi FULL BACK : Matias Aguirregaray dan Douglas

Matias Aguirregaray terlahir di kota Porto Alegre, tetapi karena ayahnya asalnya Uruguay, dia memilih untuk menjadi warga Uruguay. Sebagai pemain Bek Kanan, kiprahnya di timnas Uruguay dimulai dari yunior dan pernah memperkuat timnas Uruguay dalam Piala Dunia U-20 juga  Olimpiade tahun 2012.

Untuk Bek Kiri, nama Douglas bisa di ajukan, bek yang sekarang membela timnas Belanda tersebut lama membela klub Twente, Belanda dan memperkuat timnas Belanda tahun 2012.
Matias Aguirregaray, Douglas
Matias Aguirregaray dan Douglas


Posisi CENTER MIDFIELD : Thiago Motta dan Thiago Alcantara

Di lini tengah Thiago Motta dan Thiago Alcantara bisa menjadi pilihan utama tim simulasi ini. Kedua pemain ini adalah produk asli didikan akademi Barcelona, La Masia. Thiago Motta pemain andalan klub elit Prancis,  Paris Saint-Germain, merupakan pemain dengan pemain yang bisa memperkuat tim dalam bertahan ini memilih menjadi anggota timnas Italia. Di tim Azzuri dia merupakan langganan pemain yang sering di panggil negeri pizza tersebut.


Thiago Alcantara, adalah gelandang kreatif yang memilih membela timnas Spanyol, yang sekarang menjadi pemain Bayern Munchen, termasuk pemain muda yang mempunyai skill tinggi dan visi permainan yang bagus.
Thiago Alcantara dan Thiago Motta
Thiago Alcantara dan Thiago Motta


Posisi ATTACKING MIDFIELDER atau WINGER : Romulo dan Sammir Zabio

Ada nama Romulo, pemain asal Brasil yang membela klub Verona,pernah memperkuat timnas Italia di tarik oleh pelatih Prandelli. Dengan posisi gelandang sayap kanan dia juga bisa juga bermain bermain sebagai bek kanan. Sammir merupakan pemain asli Brasil yang membela timnas Kroasia ketika bermain di Pra Kualifikasi Piala Dunia. Pemain yang sekarang memperkuat klub Getafe ini memperoleh kewarganegaraan Kroasia ketika lama memperkuat klub Dynamo Zagreb.
Romulo dan Sammir Zabio
Romulo dan Sammir Zabio


Posisi STRIKER : Diego Costa dan Eduardo da Silva

Di posisi depan terdapat nama-nama beken, Diego Costa yang memilih membela timnas Spanyol ini merupakan striker jempolan ketika membawa Atletico juara La Liga, juara Copa del Rey maupun runner up Liga Champions. Pemain yang sekarang menjadi andalan Mourinho di klub Chelsea ini memiliki fisik yang kuat dengan finishing yang tingkat akurasinya tinggi. Sosoknya bagi penggemar Chelsea dianggap sebagai Didier Drogba baru, legenda Chelsea.


Eduardo da Silva, adalah andalah lini serang timnas Kroasia, namanya menjulang saat tampil mempesona ketika memperkuat tim elit Inggris, Arsenal. Dia adalah anggota timnas Kroasia U-21 ketika masih muda sebelum masuk ke timnas senior.
 
Diego Costa dan Eduardo da Silva
Diego Costa dan Eduardo da Silva
Pemain Asli Brasil Yang Pindah Ke TimNas Negara Lain, Bisa Menjadi … 4.5 5 Agung Wijanarko Tuesday, January 27, 2015 Pemain Asli Brasil Yang Pindah Ke TimNas Negara Lain, Bisa Menjadi Kesebelasan Elit, Diego Costa, Thiago Alcantara, Pepe, Eduardo Da Silva Persaingan Untuk Masuk Timnas Brasil Sulit Persaingan untuk masuk di tim nasional sepakbola Brasil di nilai hal yang paling ...


No comments: